Jakarta, 8 Mei 2026 – Menteri Kesehatan menegaskan bahwa menjaga berat badan agar tidak mengalami obesitas menjadi salah satu kunci penting untuk memiliki usia panjang dan kualitas hidup yang lebih baik.
Pernyataan tersebut disampaikan saat membahas pentingnya pola hidup sehat di tengah meningkatnya jumlah kasus penyakit tidak menular di Indonesia, seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, dan stroke.
Menurut Menkes, obesitas bukan hanya persoalan penampilan fisik, tetapi berkaitan langsung dengan risiko berbagai penyakit serius yang dapat memengaruhi harapan hidup seseorang.
Ia menjelaskan bahwa kelebihan berat badan dapat meningkatkan tekanan terhadap organ tubuh dan memperbesar kemungkinan munculnya gangguan metabolisme dalam jangka panjang.
Pemerintah saat ini terus mendorong masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat melalui pola makan seimbang, aktivitas fisik rutin, dan pengurangan konsumsi makanan tinggi gula, garam, serta lemak berlebihan.
Menkes juga mengingatkan bahwa perubahan gaya hidup modern membuat banyak masyarakat kurang bergerak dan lebih sering mengonsumsi makanan cepat saji yang berisiko memicu obesitas.
Pengamat kesehatan menjelaskan bahwa obesitas dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, termasuk gangguan jantung, diabetes tipe 2, kolesterol tinggi, hingga gangguan pernapasan.
Selain faktor makanan, kurang tidur, stres, dan minim aktivitas fisik juga dinilai menjadi penyebab meningkatnya kasus obesitas di berbagai kelompok usia.
Pemerintah kini mulai memperkuat kampanye hidup sehat melalui edukasi di sekolah, fasilitas kesehatan, serta berbagai program kesehatan masyarakat di daerah.
Masyarakat diimbau rutin melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari seperti berjalan kaki, bersepeda, berenang, atau olahraga ringan lainnya untuk menjaga kondisi tubuh tetap ideal.
Selain olahraga, pemeriksaan kesehatan berkala juga dianggap penting agar masyarakat dapat mengetahui kondisi tubuh sejak dini dan mencegah risiko penyakit kronis.
Pengamat gizi menilai pola makan sehat tidak selalu berarti mahal, tetapi lebih kepada keseimbangan nutrisi dan pengendalian porsi makan sehari-hari.
Kebiasaan mengonsumsi sayur, buah, air putih, dan mengurangi makanan olahan disebut menjadi langkah sederhana yang dapat membantu menjaga berat badan tetap stabil.
Pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga berat badan dan pola hidup sehat terus meningkat agar angka penyakit tidak menular di Indonesia dapat ditekan dalam beberapa tahun mendatang.








