Jakarta, 2 Mei 2026 – Para peneliti mengungkap temuan terbaru terkait metode berjalan kaki yang dinilai lebih efektif dalam menjaga kesehatan jantung. Cara ini disebut mampu memberikan manfaat yang lebih optimal dibandingkan berjalan dengan tempo biasa.
Dalam penelitian tersebut, berjalan kaki dengan pola interval menjadi salah satu metode yang disarankan. Teknik ini mengombinasikan kecepatan berjalan cepat dan lambat secara bergantian dalam durasi tertentu, sehingga mampu meningkatkan kinerja jantung secara lebih signifikan.
Para ahli menjelaskan bahwa variasi intensitas saat berjalan dapat membantu melatih jantung untuk beradaptasi dengan perubahan beban kerja. Hal ini berdampak positif pada peningkatan kebugaran kardiovaskular serta membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.
Selain itu, metode ini dinilai lebih efisien bagi mereka yang memiliki keterbatasan waktu. Dengan durasi yang relatif singkat, manfaat yang diperoleh dapat mendekati olahraga dengan intensitas sedang hingga tinggi.
Peneliti juga menekankan pentingnya konsistensi dalam menjalankan aktivitas fisik. Jalan kaki yang dilakukan secara rutin, meskipun sederhana, tetap memberikan kontribusi besar terhadap kesehatan jantung jika dilakukan dengan cara yang tepat.
Masyarakat disarankan untuk menyesuaikan metode ini dengan kondisi tubuh masing-masing. Bagi pemula, peningkatan intensitas dapat dilakukan secara bertahap untuk menghindari risiko cedera.
Dengan adanya temuan ini, jalan kaki tidak lagi dipandang sekadar aktivitas ringan, melainkan sebagai salah satu cara efektif untuk menjaga kesehatan jantung dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.






