“Tiket Kereta Cepat Jakarta–Bandung Kini Bisa Terhubung Langsung ke Wisata Lembang & Ciwidey”

11 Juli 2025

Kabar gembira datang bagi para pelancong yang ingin menjelajahi destinasi wisata di Bandung. PT KCIC (Kereta Cepat Indonesia China) bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Jawa Barat dan operator transportasi lokal, resmi meluncurkan program “One Ticket One Trip” mulai 10 Juli 2025.

Program ini memungkinkan penumpang kereta cepat Jakarta–Bandung untuk langsung terhubung ke berbagai destinasi wisata populer di Lembang, Ciwidey, hingga Kawah Putih, hanya dengan satu tiket digital terintegrasi.


Integrasi Transportasi: Efisien & Ramah Wisatawan

Setelah tiba di Stasiun Tegalluar, penumpang kini bisa langsung naik shuttle bus premium yang sudah disiapkan, tanpa perlu memesan ulang atau keluar dari sistem aplikasi utama KCIC.

Rute yang tersedia meliputi:

  • Paket Lembang Explorer: Floating Market, The Lodge Maribaya, Farmhouse

  • Paket Ciwidey Chill: Kawah Putih, Ranca Upas, Glamping Lakeside

  • Paket Kota Kreatif: Braga, Asia Afrika, dan Sentra Kuliner Dago

Semuanya dilengkapi dengan panduan wisata digital dan pilihan pemandu lokal bersertifikat.


Harga dan Fasilitas

Paket “One Ticket One Trip” ditawarkan mulai dari Rp 450.000 – Rp 650.000, termasuk:

  • Tiket kereta cepat (PP)

  • Antar-jemput ke 2–3 destinasi

  • Tiket masuk wisata

  • Air mineral & snack lokal

  • Asuransi perjalanan singkat

Paket ini dapat dipesan melalui aplikasi MyKCIC, Traveloka, dan tiket.com, dengan diskon khusus untuk rombongan pelajar dan wisatawan asing.


Tujuan Ekonomi & Ekowisata

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Jawa Barat, program ini bertujuan untuk:

  • Mengurangi kemacetan wisatawan dari Jakarta ke Bandung

  • Mengangkat ekonomi pelaku UMKM lokal di sekitar titik wisata

  • Mengenalkan wisata Bandung berbasis keberlanjutan dan edukatif

Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan destinasi baru di kawasan Pangalengan dan Garut untuk diintegrasikan ke rute KCIC pada awal 2026.


Antusiasme Wisatawan

Hanya dalam sehari, lebih dari 8.000 tiket terintegrasi telah terjual, didominasi wisatawan dari Jabodetabek, Surabaya, dan wisatawan mancanegara dari Singapura dan Malaysia.

Salah satu penumpang, Vina (29), mengatakan:

“Dulu kalau ke Lembang harus sewa mobil dan repot. Sekarang tinggal naik kereta cepat, langsung dijemput sampai pintu wisata. Hemat waktu dan energi.”


Kesimpulan

Dengan hadirnya sistem terintegrasi antara transportasi modern dan wisata alam/kota, Bandung semakin memperkuat posisinya sebagai pusat wisata cerdas di Indonesia. Kereta cepat tak hanya mempercepat perjalanan, tetapi kini juga mempercepat pengalaman seru berwisata.

Related Posts

Torres del Paine, Chili: Taman Nasional Terindah Dunia

Taman Nasional Torres del Paine di Chili selatan sering disebut sebagai salah satu taman nasional terindah di dunia. Berada di kawasan Patagonia, taman ini menawarkan lanskap dramatis berupa puncak granit…

Tahaa, Polinesia: Pulau Vanila dengan Laguna Indah

Pulau Eksotis di Jantung Polinesia Prancis Tahaa adalah salah satu permata tersembunyi di Polinesia Prancis yang terkenal sebagai “Pulau Vanila” berkat perkebunan vanila yang melimpah dan berkualitas tinggi. Terletak di…

You Missed

Detik Terakhir – Lyla: Penyesalan di Akhir Hubungan

Bahagia Itu Sederhana – Kotak: Pesan Tentang Kehidupan

Tersiksa Lagi – Vina Panduwinata: Luka Hati yang Berulang

Bhayangkara FC Kalahkan Persija Jakarta dalam Pertandingan Sengit

Persela Lamongan Perlihatkan Keperkasaan Saat Mengalahkan Arema FC

Ayat-Ayat Cinta – Rossa: Romansa Islami Penuh Makna