Lyla, band pop asal Indonesia yang dikenal dengan lagu-lagu balada penuh emosi, kembali menghadirkan karya menyentuh melalui “Detik Terakhir”. Lagu ini mengisahkan tentang pahitnya perpisahan dan penyesalan mendalam di penghujung sebuah hubungan. Dengan lirik yang kuat dan aransemen musik yang menyayat, “Detik Terakhir” menjadi salah satu lagu Lyla yang paling membekas di hati para penggemarnya.
Makna Lagu Detik Terakhir
“Detik Terakhir” menceritakan penyesalan seseorang yang harus merelakan kepergian orang yang dicintai. Liriknya menggambarkan detik-detik penuh haru saat cinta harus berakhir, meninggalkan luka yang sulit dihapus. Ada rasa ingin memperbaiki segalanya, namun waktu tidak lagi berpihak.
Pesan yang tersirat jelas: jangan menunda untuk menghargai dan mencintai seseorang, karena penyesalan sering datang ketika semuanya sudah terlambat.
Nuansa Musik yang Menyentuh Hati
Aransemen musik “Detik Terakhir” dibalut dengan nuansa pop balada yang sendu. Perpaduan piano, gitar akustik, dan string section menciptakan atmosfer melankolis yang mendukung kekuatan liriknya.
Vokal khas Naga, sang vokalis, terdengar penuh penghayatan dan berhasil menyampaikan rasa sakit serta penyesalan dengan begitu nyata. Setiap bait terdengar jujur, seolah lahir dari pengalaman pribadi.
Resonansi dengan Pendengar
Sejak dirilis, “Detik Terakhir” menjadi salah satu lagu Lyla yang paling sering diputar ketika seseorang ingin mengenang kisah cinta yang berakhir. Lagu ini kerap digunakan sebagai latar momen perpisahan, entah dalam kisah nyata maupun di dunia hiburan.
Banyak pendengar mengaku merasa “terwakili” oleh lagu ini, karena liriknya sangat dekat dengan realitas perasaan manusia ketika menghadapi akhir sebuah hubungan.
Kesimpulan
“Detik Terakhir” adalah lagu balada penuh emosi dari Lyla yang mengisahkan penyesalan di ujung perpisahan. Dengan lirik yang menyayat, aransemen musik yang menyentuh, serta vokal penuh penghayatan, lagu ini berhasil menjadi salah satu karya paling abadi dari Lyla. Hingga kini, “Detik Terakhir” tetap relevan sebagai pengingat bahwa cinta dan kebersamaan harus dihargai sebelum segalanya terlambat.