
Menjelang laga pembuka Ligue 1 akhir pekan ini, pelatih Paris Saint-Germain Luis Enrique menegaskan target besar klub: meneruskan tradisi juara dan mengejar Liga Champions kedua. Dalam jumpa pers, ia mengatakan PSG “ingin terus membuat sejarah,” seraya mengakui kondisi fisik tim belum 100% setelah pramusim dan trofi UEFA Super Cup di tengah pekan. PSG dijadwalkan membuka liga tandang ke Nantes, dengan ekspektasi tinggi setelah dua musim beruntun menjuarai Ligue 1. Reuterspsg.fr
Apa yang Dikatakan Luis Enrique
Enrique menyebut prioritas awal adalah “mengembalikan rasa sentuhan bola” serta menaikkan level performa bertahap. Ia menegaskan ambisi menyapu gelar domestik dan “berjuang merebut UCL ke-2”—melanjutkan capaian musim lalu. “Ketika saya datang, membuat sejarah adalah tujuan utama. Kami ingin terus melakukan itu,” ujarnya, sembari mengingatkan bahwa start liga selalu sulit dan menuntut disiplin fase tanpa bola. psg.fr
Latar: Modal Trofi & Transisi
PSG baru saja mengangkat UEFA Super Cup 2025 usai menaklukkan Tottenham lewat adu penalti—sebuah dorongan mental penting di awal musim. Enrique juga menyoroti penyesuaian skuad setelah pramusim singkat, termasuk rotasi dan kesiapan pemain yang baru kembali. Ritme pertandingan kompetitif menjadi kunci agar struktur pressing-possession ala Enrique kembali mulus sejak pekan pertama. Sportsnet.ca
Implikasi untuk Musim 2025/26
-
Di Prancis: Target minimal tetap domestik treble (Ligue 1, Piala Liga/Piala Prancis, Trophée des Champions).
-
Di Eropa: Enrique secara terbuka menyebut UCL#2 sebagai misi—indikasi standar internal PSG kini tak sekadar dominasi lokal.
-
Manajemen beban: Dengan kalender padat, rotasi dan kebugaran