Jakarta, 18 September 2026 – Festival Bahari digelar sebagai salah satu upaya mendorong pemulihan kunjungan wisatawan setelah aktivitas pariwisata di wilayah terdampak gempa mengalami penurunan. Kegiatan tersebut diharapkan mengembalikan kepercayaan wisatawan sekaligus menunjukkan bahwa destinasi yang telah dinyatakan aman siap kembali menerima pengunjung. Pemerintah daerah bersama pelaku industri pariwisata memanfaatkan festival untuk memperkenalkan kembali potensi wisata bahari, budaya dan ekonomi kreatif. Kehadiran wisatawan dinilai penting karena banyak masyarakat menggantungkan pendapatan pada hotel, kuliner, transportasi, perdagangan serta jasa wisata. Pemulihan sektor pariwisata juga diharapkan mempercepat pergerakan ekonomi masyarakat setelah masa tanggap darurat berlalu. Penyelenggaraan kegiatan tetap memperhatikan kesiapan fasilitas serta aspek keselamatan pengunjung.
Festival menghadirkan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kekayaan laut dan tradisi masyarakat pesisir. Pertunjukan seni, produk UMKM, kuliner lokal hingga aktivitas wisata menjadi bagian dari daya tarik yang ditawarkan kepada pengunjung. Penyelenggara juga melibatkan masyarakat setempat agar manfaat ekonomi dari kegiatan tersebut dapat dirasakan secara langsung. Pelaku usaha memperoleh kesempatan memasarkan produk sekaligus kembali membangun jaringan dengan wisatawan. Momentum festival diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi setelah sejumlah usaha mengalami penurunan pendapatan akibat berkurangnya kunjungan. Aktivitas tersebut sekaligus menjadi ruang promosi bagi destinasi yang mulai memasuki tahap pemulihan.
Gempa sebelumnya berdampak terhadap persepsi wisatawan meskipun tidak seluruh destinasi mengalami kerusakan berat. Sebagian calon pengunjung memilih menunda perjalanan karena mempertimbangkan keamanan dan kondisi infrastruktur setelah bencana. Situasi tersebut menyebabkan tingkat kunjungan ke sejumlah objek wisata ikut menurun dan berpengaruh terhadap usaha masyarakat. Pemerintah daerah kemudian melakukan pemeriksaan terhadap fasilitas publik, akses transportasi serta lokasi wisata sebelum aktivitas kembali ditingkatkan. Informasi mengenai kondisi terbaru destinasi juga terus disampaikan agar wisatawan memperoleh gambaran yang lebih jelas. Festival Bahari menjadi salah satu sarana untuk menunjukkan proses pemulihan tersebut kepada masyarakat luas.
Pemulihan pariwisata setelah bencana membutuhkan lebih dari sekadar promosi karena aspek keselamatan tetap menjadi pertimbangan utama wisatawan. Pemerintah perlu memastikan akses menuju destinasi, fasilitas kesehatan, jalur evakuasi serta sistem informasi kebencanaan berfungsi dengan baik. Pelaku wisata juga didorong memahami prosedur menghadapi kondisi darurat sehingga dapat memberikan arahan kepada pengunjung apabila diperlukan. Kesiapsiagaan tersebut penting terutama bagi destinasi pesisir yang memiliki karakter risiko bencana tersendiri. Dengan sistem mitigasi yang lebih baik, wisatawan diharapkan dapat kembali berkunjung dengan rasa aman. Pemulihan sektor wisata pun dapat berlangsung tanpa mengabaikan pembelajaran dari kejadian gempa.
Festival juga memberikan kesempatan bagi UMKM untuk kembali meningkatkan penjualan setelah aktivitas ekonomi sempat melambat. Produk kerajinan, makanan khas dan berbagai komoditas lokal dapat diperkenalkan kepada wisatawan dalam satu kawasan kegiatan. Dampak kunjungan kemudian diharapkan menyebar ke penginapan, rumah makan, transportasi lokal hingga penyedia jasa perjalanan. Pemerintah daerah melihat keterlibatan masyarakat sebagai bagian penting agar pemulihan pariwisata memberikan manfaat yang merata. Promosi melalui media digital juga dapat memperluas jangkauan informasi mengenai kondisi destinasi setelah bencana. Pengalaman positif pengunjung selama festival diharapkan membantu membangun kembali citra kawasan wisata.
Penyelenggaraan Festival Bahari menjadi langkah awal untuk mengembalikan aktivitas pariwisata menuju kondisi yang lebih stabil. Pemerintah dan pelaku usaha tetap perlu mengevaluasi perkembangan jumlah wisatawan setelah kegiatan selesai untuk mengetahui efektivitas program pemulihan. Perbaikan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan dan penguatan mitigasi bencana harus dilanjutkan bersamaan dengan promosi destinasi. Keberhasilan pemulihan akan sangat bergantung pada kemampuan memberikan rasa aman sekaligus pengalaman wisata yang menarik. Masyarakat setempat juga memiliki peranan besar dalam menjaga kebersihan, kenyamanan dan kelestarian lingkungan bahari. Dengan langkah tersebut, sektor pariwisata diharapkan kembali tumbuh dan menjadi penggerak ekonomi masyarakat setelah terdampak gempa.





