Jakarta, 29 Mei 2026 – Penampilan aktris senior Devi Permatasari kembali menjadi perhatian publik karena dinilai tetap bugar, segar, dan tampil percaya diri meski telah memasuki usia kepala lima. Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan dan perawatan diri, banyak penggemar yang penasaran dengan kebiasaan sehari-hari yang dijalani sang artis dalam menjaga kebugaran fisik maupun kesehatan mental. Fenomena ini mencerminkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap pola hidup sehat yang dapat membantu menjaga kualitas hidup seiring bertambahnya usia. Para pengamat gaya hidup menilai bahwa penampilan prima di usia matang bukan semata-mata dipengaruhi faktor genetik, melainkan juga hasil dari konsistensi menjalani kebiasaan sehat dalam jangka panjang. Oleh karena itu, berbagai pengalaman dan kebiasaan positif dari figur publik kerap menjadi inspirasi bagi masyarakat yang ingin menerapkan pola hidup serupa.
Dalam berbagai kesempatan, Devi Permatasari dikenal sebagai sosok yang menaruh perhatian besar terhadap kesehatan tubuh melalui pengaturan pola makan yang seimbang. Para ahli gizi menjelaskan bahwa menjaga asupan nutrisi merupakan salah satu faktor penting dalam memperlambat proses penuaan dan mempertahankan kondisi fisik yang optimal. Konsumsi makanan kaya vitamin, mineral, serat, dan protein berkualitas dapat membantu tubuh menjalankan fungsi regenerasi sel dengan lebih baik. Selain itu, membatasi konsumsi makanan tinggi gula, lemak berlebih, dan produk olahan juga sering direkomendasikan sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Kebiasaan menjaga pola makan secara disiplin dinilai menjadi salah satu fondasi utama bagi individu yang ingin tetap aktif dan produktif di usia yang tidak lagi muda.
Selain memperhatikan asupan nutrisi, aktivitas fisik secara rutin juga menjadi faktor yang sering dikaitkan dengan kebugaran di usia dewasa. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa olahraga teratur dapat membantu menjaga kekuatan otot, kesehatan jantung, fleksibilitas tubuh, serta keseimbangan metabolisme. Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, senam, yoga, hingga latihan kebugaran ringan dapat memberikan manfaat besar apabila dilakukan secara konsisten. Pakar kesehatan menyebutkan bahwa olahraga tidak hanya berdampak pada penampilan fisik, tetapi juga membantu meningkatkan suasana hati dan menjaga kesehatan mental. Oleh karena itu, banyak figur publik yang tetap terlihat bugar di usia matang karena menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari rutinitas harian mereka.
Faktor lain yang tidak kalah penting adalah kemampuan mengelola stres dan menjaga kualitas istirahat. Para ahli menjelaskan bahwa stres berkepanjangan dapat mempercepat munculnya berbagai tanda penuaan, baik pada kondisi fisik maupun kesehatan psikologis seseorang. Tidur yang cukup dan berkualitas membantu tubuh melakukan proses pemulihan serta regenerasi sel yang penting bagi kesehatan kulit dan organ tubuh lainnya. Di tengah aktivitas yang padat, menjaga keseimbangan antara pekerjaan, keluarga, dan waktu pribadi menjadi tantangan yang harus dihadapi banyak orang. Karena itu, penerapan gaya hidup yang lebih tenang dan teratur sering dianggap sebagai salah satu kunci untuk mempertahankan kebugaran dalam jangka panjang.
Pengamat kesehatan juga menyoroti pentingnya menjaga kesehatan kulit sebagai bagian dari upaya mempertahankan penampilan yang segar. Paparan sinar matahari, polusi, serta faktor lingkungan lainnya dapat memengaruhi kondisi kulit seiring bertambahnya usia. Oleh sebab itu, penggunaan produk perawatan yang sesuai, menjaga hidrasi tubuh, serta mengonsumsi makanan bernutrisi menjadi langkah yang sering direkomendasikan. Namun para ahli menegaskan bahwa perawatan dari luar akan memberikan hasil yang lebih optimal apabila diimbangi dengan gaya hidup sehat secara keseluruhan. Pendekatan yang menyeluruh dinilai jauh lebih efektif dibandingkan hanya mengandalkan produk perawatan tertentu.
Tren hidup sehat yang semakin berkembang membuat banyak masyarakat mulai memahami bahwa awet muda bukan hanya soal penampilan, melainkan juga kondisi tubuh yang tetap kuat dan mampu menjalani aktivitas sehari-hari dengan baik. Kesadaran ini mendorong semakin banyak orang untuk memperhatikan kebiasaan makan, aktivitas fisik, serta kesehatan mental sejak usia produktif. Para pakar menilai bahwa investasi terbesar dalam menjaga kualitas hidup di masa depan adalah konsistensi menjalani kebiasaan sehat sejak dini. Dengan pola hidup yang tepat, seseorang dapat mempertahankan kebugaran dan produktivitas lebih lama meskipun usia terus bertambah. Pesan tersebut menjadi relevan di tengah meningkatnya harapan hidup dan kebutuhan untuk tetap aktif pada usia lanjut.
Kisah dan gaya hidup figur publik seperti Devi Permatasari menunjukkan bahwa menjaga kesehatan merupakan proses yang membutuhkan komitmen jangka panjang, bukan hasil yang diperoleh secara instan. Penampilan yang tetap segar dan bugar di usia kepala lima menjadi gambaran bahwa pola hidup sehat dapat memberikan manfaat nyata apabila dijalani secara konsisten. Para ahli kesehatan menekankan bahwa setiap individu memiliki kondisi tubuh yang berbeda, namun prinsip dasar seperti menjaga nutrisi, berolahraga, cukup istirahat, dan mengelola stres tetap berlaku bagi semua orang. Dengan menerapkan kebiasaan tersebut secara berkelanjutan, peluang untuk menikmati kualitas hidup yang baik pada usia matang akan semakin besar. Kesadaran terhadap pentingnya kesehatan sejak dini pun diharapkan terus meningkat di berbagai kalangan masyarakat.







