Jakarta, 20 September 2026 – Bank Sentral Eropa (ECB) meluncurkan inisiatif bernama Pontes untuk mendukung penyelesaian transaksi berbasis teknologi blockchain menggunakan uang bank sentral. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Eurosystem dalam menyesuaikan infrastruktur pembayaran dengan perkembangan teknologi distributed ledger atau DLT. Pontes dirancang untuk menghubungkan platform berbasis DLT dengan sistem pembayaran milik bank sentral sehingga transaksi aset digital dapat diselesaikan menggunakan uang bank sentral. Sistem tersebut ditujukan terutama untuk transaksi keuangan wholesale atau bernilai besar antarlembaga. Kehadirannya diharapkan mengurangi kesenjangan antara teknologi blockchain dan infrastruktur pembayaran konvensional. ECB menargetkan Pontes dapat mulai beroperasi pada kuartal ketiga 2026.
Pontes bukan mata uang kripto baru maupun pengganti euro, melainkan solusi untuk memungkinkan aset yang dicatat melalui teknologi DLT diselesaikan menggunakan uang bank sentral. Mekanisme tersebut penting karena institusi keuangan mulai mengembangkan obligasi, sekuritas dan berbagai aset lain dalam bentuk token digital. Tanpa koneksi dengan infrastruktur bank sentral, penyelesaian transaksi aset tersebut dapat membutuhkan proses tambahan yang meningkatkan kompleksitas. Pontes berupaya menciptakan jalur yang lebih langsung antara platform DLT dan sistem pembayaran Eurosystem. Dengan demikian, pemindahan aset dan pembayaran dapat dilakukan dengan tingkat keamanan penyelesaian yang lebih tinggi. Pendekatan tersebut juga mempertahankan peran uang bank sentral dalam sistem keuangan yang semakin terdigitalisasi.
Pengembangan Pontes merupakan kelanjutan dari serangkaian eksperimen Eurosystem terhadap teknologi DLT yang melibatkan lembaga keuangan dan pelaku pasar. Pengujian sebelumnya memperlihatkan adanya permintaan untuk menggunakan uang bank sentral dalam penyelesaian transaksi aset berbasis blockchain. Eksperimen tersebut mencakup berbagai transaksi pasar keuangan dengan nilai yang cukup besar. Hasil pengujian kemudian digunakan untuk menentukan teknologi yang dapat diterapkan pada tahap operasional. Pontes dikembangkan sebagai solusi jangka pendek hingga menengah yang dapat digunakan sebelum infrastruktur yang lebih terintegrasi tersedia. ECB juga tetap membuka ruang pengembangan sistem berdasarkan pengalaman pengguna setelah implementasi dimulai.
Selain Pontes, Eurosystem menyiapkan proyek jangka panjang bernama Appia yang memiliki cakupan lebih luas. Appia diarahkan untuk membangun ekosistem terintegrasi bagi pasar keuangan digital Eropa sehingga penerbitan, perdagangan dan penyelesaian aset dapat berjalan lebih efisien. Pontes akan berfungsi sebagai jembatan pada periode ketika pengembangan infrastruktur tersebut masih berlangsung. Kedua proyek menunjukkan bahwa ECB tidak hanya mempelajari blockchain sebagai teknologi eksperimental, tetapi mulai mencari cara mengintegrasikannya dengan sistem keuangan resmi. Meski demikian, implementasi tetap harus memenuhi standar keamanan, stabilitas dan pengawasan yang berlaku. Infrastruktur baru juga perlu mampu bekerja bersama sistem pembayaran yang telah digunakan oleh lembaga keuangan.
Penggunaan blockchain dalam pasar keuangan menawarkan sejumlah potensi, termasuk mempercepat penyelesaian transaksi dan mengurangi kebutuhan rekonsiliasi data di antara banyak pihak. Tokenisasi juga memungkinkan aset keuangan diterbitkan dan dipindahkan melalui infrastruktur digital dengan proses yang lebih otomatis. Namun, teknologi tersebut membawa tantangan terkait interoperabilitas, keamanan siber, tata kelola dan kepastian hukum. Bank sentral perlu memastikan inovasi tidak menciptakan risiko baru terhadap stabilitas sistem pembayaran. Karena itu, pengembangan Pontes dilakukan dalam kerangka infrastruktur yang tetap berada di bawah pengawasan Eurosystem. Partisipasi lembaga keuangan juga akan mengikuti persyaratan operasional dan regulasi yang ditentukan.
Kehadiran Pontes memperlihatkan semakin besarnya perhatian bank sentral terhadap tokenisasi dan teknologi blockchain dalam sistem keuangan. ECB berupaya memastikan perkembangan aset digital tidak membuat penyelesaian transaksi bergeser sepenuhnya ke instrumen pembayaran privat. Penggunaan uang bank sentral tetap dipandang penting karena memberikan dasar penyelesaian yang memiliki risiko kredit dan likuiditas sangat rendah. Setelah Pontes beroperasi, pengalaman penggunaannya akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan pengembangan infrastruktur berikutnya. Integrasi dengan Appia juga akan menjadi bagian dari strategi jangka panjang pasar keuangan digital Eropa. Langkah tersebut menandai pergeseran blockchain dari tahap eksperimen menuju penggunaan yang lebih nyata dalam infrastruktur keuangan kawasan euro.





